Melihat realita yang terjadi pada siswa di sekolah saat pembelajaran bahasa daerah (basa Jawa), banyak sekali siswa yang merasa kesulitan dalam penulisan menggunakan aksara Jawa. Para siswa merasa kesulitan dalam penggunaan aksara Jawa karena mereka tidak terbiasa menggunakan aksara tersebut, aksara Jawa tidak lagi digunakan dalam komunikasi sehari-hari.

 

Gambaran keadaan diatas memunculkan rasa keprihatinan pada budaya kita, jika para generasi muda sudah tak lagi menyukai penggunaan aksara Jawa sebagai budaya daerah maka akibatnya musnahlah kebudayaan yang menakjubkan tersebut.

Sebagai pewaris budaya Jawa selayaknya orang Jawa menjaga kearifan budayanya, salah satu caranya yaitu dengan mempelajari tulisan Jawa. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menjadikan anak-anak atau para siswa tidak merasakan kesulitan pada penulisan aksara Jawa, Cara yang dapat dilakukan salah satunya yaitu dengan menjadikan para siswa gemar terhadap tulisan Jawa.

smp 2 kraton, smpn 2 kraton, Sekolah Berprestasi Berbasis Pesantren

Pembiasaan penggunaan aksara Jawa bisa dengan cara menyandingkan fungsi guna tulisan Jawa dengan penggunaan tulisan bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional juga bahasa Arab sebagai bahasa identitas umat muslim. Penggunaan rambu-rambu ataupun himbauan di tempat-tempat umum misalnya, bisa dituliskan dengan tiga bentuk tulisan yaitu tulisan Jawa, bahasa Indonesia dan bahasa Arab.

 

Hal tersebut yang telah dicoba oleh guru bahasa daerah di SMPN 2 Kraton. Pada kegiatan pembelajaran bahasa daerah siswa diminta membuat kalimat himbauan (ukara pepeling) dengan mengunakan aksara Jawa.

Kegiatan tersebut terbukti memunculkan rasa suka pada siswa terhadap tulisan Jawa. Selanjutnya hasil atau produk dari pembelajaran tersebut dapat ditempel di lingkungan sekolah sehingga dapat mendukung kegiatan adiwiyata.

 

Proses pembelajaran yang membuat anak menyukai aksara Jawa hingga merasa gembira tentu saja proses pembelajaran yang dikemas dengan kegiatan yang menyenangkan karena dunia siswa masih membutuhkan situasi dan kondisi yang menyenangkan.

 

Oleh Eka Yuli Prastyarini, M.Pd

Gemar Tulisan Jawa, Sebagai Wujud Cinta Budaya Daerah
Ditag pada: